Top Ad unit 728 × 90

Berita Terbaru

recentposts

MENGIKHLASKAN SESEORANG

   MENGIKHLASKAN SESEORANG

KARYA : DINI AMELIA

            “ kring…kring…kring… “ Suara alarm yang membangunkan seorang anak Perempuan yang sedang tertidur pulas. Perlahan kamar itu pun terang di penuhi oleh Cahaya matahari, Dela pun terbangun mendengar suara Wanita yang memanggilnya .

                “ Dela turun sarapan nak,…” Suara wanita lembut yang memanggil Dela untuk turun sarapan, Tak salah lagi itu adalah ibu dari Dela.

                “ apaan sih bu…., Ganggu aku tidur aja… “ Teriak Dela dari kamarnya.

                “ turun saraapan nak ibu udah buat makanan kesukaan mu… “ Ucap ibunya, Tapi Dela menghiraukan perkataannya. Terpaksa ibunya yang membawakan makanan untuk Dela.

                “ tok…tok…tok… “ Suara pintu kamar Dela terdengar, Mau tidak mau Dela harus membuka pintu kamarnya.

                “ apaan sih bu…, Dela nggak sudi makan masakan yang udah bunuh AYAHH… “ bentak Dela pada ibunya. Dela tak segan-segan langsung menutup keras pintu kamar tanpa meminta maaf kepada ibunya.

                “ Dela nakk… Andai kamu tau ibu nggak bunuh ayah, tapi ayah mu yang melindungi ibu dari pembunuhan itu… “ Tangis ibu Dela di depan pintu

Tiba-tiba ibunya merasakan sesak nafas.

                “ D-dela tolong buka pintunya N-nak “ Ucapnya yang sudah tidak kuat lagi menghirup udara, Mungkin karena Riwayat penyakit jantungnya.

            “ D-dela ibu udah nggak kuat lagi “ Gumam ibu Dela menahan rasa sakit di dadanya

Dela berpikir bahwa ibunya hanya ingin memancingnya untuk keluar dari kamarnya. Ia pun melanjutkan tidurnya.

 

Siang pun tiba Dela terbangun karena mendengar suara yang ramai di bawah, ia kemudian turun. Saat turun semua orang melihatnya, Dela melihat bahwa tantenya sedang menagisi sesuatu di depannya, ia kemudian mendekat dan bertanya

                “ Tan itu siapa…? “ Tanyanya kepada tante

                “ Dela jangan sedih yah…, Ibu Dela lagi tidur untuk selama-lamanya “ Ucap tantenya sambil meratapi kematian kakaknya itu. Dela sontak kaget, Sedikit demi sedikit air mata mulai mengalir membasahi pipi Dela, Ia pun memeluk jenazah ibunya.

                “ I-ibu….. Dela minta maaf, Tolong bangun bu… “ Ucap Dela sambil memeluk jenazah ibunya.

Tiba-tiba Dela hilang kesadaran, Tantenya pun panik sambil mencoba membangunkan Dela, Didunia lain Dela melihat kejadian yang terjadi di masa lalu tentang kematian ayahnya. Ia salah menyangka bahwa ibunya adalah penyebab ayahnya meninggal, Namun ayahnya lah yang ingin melindungi ibu dari pembunuhan itu. Samar-samar  ia melihat seseorang yang sedang berdiri jauh di depannya, Dela mencoba melihatnya lebih dekat ternyata di sana ada dua orang yang ia mungkin kenali. Yaitu orang tuanya ia pun berlari mendekat kearah mereka berdua. Namun, Rasanya akan sulit untuk mendekat. Dela pun berhenti berlari lalu melihat sekelilingnya berwarna putih, Tiba-tiba terdengar suara kedua orang tuanya.

                “ Dela sayang ayo sadar nak… Nanti tante khawatir, Ibu ayah tenang kok disini kami akan selalu ada di dekat Dela, Bangun yah nak… “ Ujar ibunya meyakinkan Dela

Seketika Dela merasa terjatuh dari ketinggian dan ia pun terbangun. Dela melihat sekelilingnya dengan keringat yang bercucuran, Tantenya pun langsung memeluk Dela.

                “ Dela nak jangan kayak gini…, Ikhlasin aja kedua orang tua Dela… Tante mohon nak… “ Ucap tantenya. Dela pun sadar ia memang harus mengikhlaskan kepergian orang tuanya.

                “ Dela akan usahain Tan… walaupun itu sulit bagi Dela… “ ucap Dela

                “ iya nak kami disini akan selalu bersama Dela, Dan tante punya pesan untuk Dela bahwa jangan pernah menaruh dendam kepada seorang ibu karea dialah yang telah melahirkan kita ke dunia dan ayah yang menafkahi ibu agar dapat merawat kita, Dan jangan lupa selalu menghargainya selagi masih ada “ Ucap tantenya sembari mengusap air mata Dela, Dela pun tersentuh kemudian memeluk semua keluarga yang berada di dekatnya dan berterima kasih kepada tantenya.

 

Tahun demi tahun berlalu dimana hari itu pun tiba di mana hari kelulusa Dela, Namun ia merasa ada yang berbeda karena tidak dapat merayakannya bersama kedua orang tuanya, Tapi Dela tidak iri dengan teman-temannya malahan ia bersyukur karena masih ada keluarga tantenya yang menyayanginya. Dela pun hidup Bahagia bersama keluarganya


MENGIKHLASKAN SESEORANG Reviewed by Andi Darwisa Oktora on Juni 21, 2024 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Literasi Pendidikan ©2018
Powered By Blogger, Designed by Negara Mangkubumi

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh enot-poloskun. Diberdayakan oleh Blogger.